Aku....
apa ya? Menurutmu? (manusia!)
Gitulah simpelnya. Tapi kali ini kau mau bilang tentang diriku yang aku tau. Yang pertama, temenku dan aku (yang sadar sendiri) tau kalo aku pendiem! Pendiem, Pendiem, Pendiem! Mungkin ansos (??) ga tau sih kalo yang ini. Tapi yang mau aku komentarin, "ya, aku emang pendiem" apalagi kalo sama orang asing. Ga tau kenapa (udah bawaannya kali) aku kurang bisa basa-basi apakek, huhah!
Tapi sebenernya ya, aku ga sependiam itu kok. Kalo udah nyaman sama seseorang, mungkin bakal ketauan aslinya gimana, hehe. Aku tu sebenernya kadang merasa takut dianggep sok kenal sok deket, sok atuh. Jadinya ya, begini ni yang udah tau eke. Tapi mungkin kurang pengalaman juga sih, dalam teknik-teknik deketin orang baru. Kasih dong tips nya :)
Ada yang bilang, kalo aku udah ngomong yang mengarah ke kritikan atau nyindir dalam becandaan sehari-hari, kata-katanya selow tapi jleb!! haha.. "itu cuma becandaan kok, jangan diambil ati ya. Waktu itu pasti aku pingin lebih deket dan berbaur sama kalian. Tapi karena aku dikenalnya pendiem jadi kata-kataku kurang bisa dianggep guyonan, hehe"
Hal itu menurutku sama aja kalo aku pada kondisi sebaliknya. Menurut pengamatanku, ada juga kok orang yang bawaanyya ga serius, giliran dia niat ngomong serius, kurang bisa direspon serius. "hidup emang ga semulus yang kau harapkan, gan!!"
Yang kedua. Apa yaa??? Pemikir (mungkin).
Semua orang juga pemikir keles! hehe.... Tapi, yang mau aku perjelas tu lebih ke tanggepanku terhadap sesuatu. Jadi gini, kalo misalnya ada orang yang ngomong sesuatu dan menurutku itu berita bersifat 'rancu' kadang aku berdebat sendiri dalem batin. "Iyatah? Kayaknya enggak deh, blablablabla.." Seharusnya sih aku bisa spontanitas ya ngungkapin itu dala kata-kata. Tapi kebanyakan aku pilih nge batin aja sesuai kondisi. Di keseharian yang nyata misalnya, pernah ada dosen kasih pertanyaan, dan aku mikir sambil jawab dengan suara yang cuma bisa didenger orang disebelahku. Ketika jawabanku bener, ya.... cuma dikomen sama sebelahku supaya jawab dgn suara yg keras dong!!
Kalo dibilang perasa, ada peluangnya juga.. mungkin 0.87. hehe
Sebenernya ada satu yang sebenrnya adalah hal utama yg mau aku sampein. Aku mau simpel.
Jadi begini, aku lebih suka menjaga privasi diri, baik untuk aku atau orang lain. Ya, karena aku merasa gamau terlalu terekspos, jadi aku juga berusaha menjaga privasi orang. (Semoga aku ga salah). terutama untuk hal yang aku suka.
Jujur aja deh biar gampangngomomgnya.
I know, and most of you also know, korean culture has made a interesting topic that make people, including me, feel happy. Tapi, aku tipe orang yang ga nyaman untuk membahas itu di area umum. Ga tau kenapa, padahal aku seorang pecinta K-wave. I just feel uncomfortable!!! Aku ga tau ini ada sangkut paut sama privasi atau enggak, tapi kalo aku lagi dalam posisi yang membicarakan budaya itu ditempat umum, aku merasa ga nyaman-malu-cemas. kenapa coba?? karena, kalo aku denger orang ngomongin itu di tempat rame, kadang dia ga bisa nempatin diri. Ahh ga tau lah gimana bilangnya, yang jelas aku sangat sangat tidak nyaman dengan topik tentang itu. Kalau aku lagi mau copy drama, aku berusaha untuk diem2 mintanya, hehe.. yaaa, itulah aku..
Hal yang mungkin juga bisa kubagi. Aku pecinta Kimia dan Astronomi, yang punya ALERGI sama hal berbau Mathematics. Tentang kimia, aku udah suka dari SMP. Ditambah pas SMA kelas X gurunya seru ngajarnya, dan tambah menikmati ditahun-tahun selanjtnya. Di TPB, prestasiku di kimia adalah dapet nilai UTS tertinggi dikelas besar (B01-B02) hehehe.. itu cukup buat kebanggaan diri. I just loving chemistry. Karena sukanya aku sama kimia sewaktu SMA, aku punya keinginan untuk jadi apoteker. Tapi, aku ga pernah nyesel kok untuk ga ke jalan itu. Aku dapet hal yang lebih seru di sini. Lebih banyak dan dosenku juga ada yg seorang apoteker.
Untuk Astronomi, menurutku itu ilmu terkeren lainnya. Aku memperdalam astronomi waktu SMA karena ikutan lomba olim astronomi dan bacanya buku-buku tentang alam semesta yang subhanallah. Aku ngerti sekecil apa kita ini di semesta, butiran debu. Ya, semua itu memang tergantung sudut pandangnya! Mungkin bukan kitanya yang kecil, tapi yang tercipta di atas sanalah yang sangat luas, mungkin bisa dibilang tak terhingga karena ilmu pengetahuan belum bisa mengungkap semuanya...
Untuk Matematika, ga tau kenapa ya aku bisa alergi gitu. kayaknya antibodiku mulai lemah waktu SMA kelas 2. Ahh aku ga mau mengingatnya dan membagi-bagi ini. Cukup buat aku aja...
"aku adalah aku, dengan semua sifat genetik turunan. Kenapa aku ga seperti itu, seperti yang kau harapkan? Mungkin aku perlu waktu, sebagai guru yang mungkin bisa membimbingku lebih baik"





Tidak ada komentar:
Posting Komentar